PENGARUH PENAMBAHAN MORTAR BUSA TERHADAP NILAI CBR TANAH LEMPUNG LUNAK

Authors

  • Nicholas Renda Saputra Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Sultan Agung
  • Walid Ridho Valentino Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Sultan Agung

DOI:

https://doi.org/10.51135/5z8zdd95

Keywords:

Mortar busa, Tanah lempung, CBR

Abstract

Tanah lempung lunak, yang memiliki daya dukung rendah dan cenderung plastis, mudah mengalami perubahan bentuk atau deformasi ketika terkena beban, terutama di lingkungan yang lembab. Sebagai material dasar yang memiliki fungsi yang penting sebagai dasar di mana suatu konstruksi akan dibangun, medan dengan kapasitas menahan beban yang buruk memiliki resiko yang besar terhadap keruntuhan disebabkan kurangnya kemampuan untuk menopang beban konstruksi di atasnya. Dalam penelitian ini mencoba untuk menganalisis pengaruh penambahan mortar busa yang berfungsi meningkatkan nilai California Bearing Ratio (CBR) pada tanah lempung lunak.

Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan sampel Tanah lempung dari di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, serta variasi campuran untuk mortar busa sebesar 10%, 15%, 20%, 25%. Untuk memantau perubahan yang terjadi setelah penambahan mortar busa, sampel akan diuji ulang di Laboratorium untuk indeks sifat dan indeks mekanik. Dalam penelitian ini dihasilkan nilai CBR pada tanah asli sebesar 4,78%. Dengan adanya penambahan campuran mortar busa nilai CBR menjadi meningkat dengan nilai CBR 16% yang termasuk dalam kategori tanah sedang (7% - 20%). Maka dari itu pencampuran mortar busa dapat meningkatkan daya dukung tanah lempung lunak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad Hamidi, Randhi Saily, M Arif Hidayat. (2022). Pengaruh Sifat Karakteristik Mortar Busa dengan Penambahan Additive. Sainstek.

American Association of State Highway and Transportation Official (AASHTO). (1945).

Andi Susilowati, Fawwaz Nabhan. (2021). Pengaruh Variasi Faktor Air Semen Terhadap Mortar Busa. Journal of Applied Civil and Environmental Engineering.

Begeman. (1965). Konsistensi Tanah.

Bowles, J. E. (1987). Physical and Geotechnical Properties of Soils.

Bowles, J. E. (1994). Foundation Analysis and Design.

Coduto, D. P. (1994). Foundation Design: Principles and Practices.

Das, B. M. (1985). Principles of Geotechnical Engineering.

Das, B. M. (1993). Soil Mechanics.

Das, B. M. (1995). Advanced Soil Mechanics.

Deni Hidayat, Yusep Muslih Purwana, Florentina Pungky Pramesti. (2016). Analisis Material Ringan dengan Mortar Busa pada Konstruksi Timbunan Jalan. Prosiding Semnastek.

Hardiyatmo, H. C. (1992). Mekanika Tanah 1.

Hardiyatmo, H. C. (2002). Mekanika Tanah 2.

Muhammad Irfan Alfaros, Zaidan Kamil. Perbaikan Tanah Lempung Lunak dengan Penambahan Fly Ash dan Bottom Ash. Laporan Tugas Akhir.

Sipilpedia. (2017). Mortar Busa sebagai Material Timbunan Ringan.

SNI 03-1964-2008. Metode Pengujian Berat Jenis Tanah.

SNI 03-1967-2008. Metode Pengujian Batas Atterberg.

SNI 03-3420-2016. Metode Pengujian Kuat Geser Tanah dengan Alat Geser Langsung (Direct Shear Test).

SNI 03-3423-2008. Metode Pengujian Analisis Ukuran Butiran Tanah dengan Hidrometer.

SNI 03-3637-1994. Metode Pengujian Berat Isi Tanah.

SNI 1742-2008. Metode Pengujian Proctor Standard.

SNI 1743-2008. Metode Pengujian Proctor Modified.

SNI 1744-2012. Metode Pengujian CBR Laboratorium.

Ulfa Jusi. Perilaku Tanah Lunak Pada Subgrade Jalan dengan Timbunan Mortar Busa. Disertasi S3.

Downloads

Published

31-10-2025

Issue

Section

Artikel

How to Cite

PENGARUH PENAMBAHAN MORTAR BUSA TERHADAP NILAI CBR TANAH LEMPUNG LUNAK. (2025). Jurnal Teknik SILITEK, 5(03), 1588-1592. https://doi.org/10.51135/5z8zdd95

Similar Articles

1-10 of 50

You may also start an advanced similarity search for this article.