PENGGUNAAN MATERIAL KACA SEBAGAI ALTERNATIF PENCAHAYAAN SIANG HARI PADA BANGUNAN THE MAYOR CAFÉ

Authors

  • Ferlis Gulo Program Studi Arsitektur Universitas Medan Area
  • Saufa Yardha Moerni Program Studi Arsitektur Universitas Medan Area

DOI:

https://doi.org/10.51135/q34rgd76

Keywords:

kaca, pencahayaan alami, efisiensi energi

Abstract

Kebutuhan akan efisiensi energi dalam bangunan telah mendorong pemanfaatan pencahayaan alami sebagai salah satu strategi desain yang ramah lingkungan. Salah satu cara yang efektif adalah dengan penggunaan material kaca yang memiliki kemampuan untuk mentransmisikan cahaya matahari ke dalam ruang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana material kaca digunakan sebagai alternatif pencahayaan siang hari pada bangunan The Mayor Café di Medan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, wawancara dengan pengunjung, dan dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kaca pada elemen fasad dan bukaan mampu memberikan pencahayaan alami yang cukup terang di siang hari, meningkatkan kenyamanan visual, serta menciptakan suasana ruang yang lebih estetik dan terbuka. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penerapan material kaca pada bangunan komersial beriklim tropis lembap untuk mendukung efisiensi energi dan kenyamanan pengguna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Adji, F.F., Nego Sirait, A., Dian Sanitha, O., Arsitektur, P. & Palangka Raya, U., 2024. Cahaya dan Bayangan Sebagai Dimensi Baru dalam Desain Arsitektural, vol. I.

[2] Aseani, W., Setyowati, E. & Sari, S.R., 2019. Pengaruh Material Kaca Sebagai Selubung Bangunan Terhadap Besar Perpindahan Panas pada Gedung Diklat PMI Provinsi Jawa Tengah, vol. 3.

[3] Astra, M., 2010. Energi dan Dampaknya Terhadap Lingkungan. JURNAL METEOROLOGI DAN GEOFISIKA, 11, 131–139.

[4] Azizah, N. & Iyati, W., no date, Manajemen Pencahayaan Alami dan Buatan pada Gedung Pascasarjana UNISMA.

[5] Baharessa Viviana Khoerunnisa, Windari Maria Immaculata Ririk & Tundono Sri, 2023. Penerapan Strategi Desain Pasif di Bangunan Pusat Kreatif.

[6] Commission on Environment, W., 1987. Report of the World Commission on Environment and Development: Our Common Future Towards Sustainable Development 2. Part II. Common Challenges Population and Human Resources 4.

[7] Handayani, T., 2010. Efisiensi Energi dalam Rancangan Bangunan Energy Efficiency in Building Design, vol. 1.

[8] Kahayanto, D.W., Dwiyanto, A. & Setyowati, E., 2024. SIGNIFIKANSI PENGGUNAAN KACA SEBAGAI MATERIAL DOUBLE SKIN FAÇADE DALAM PENURUNAN SUHU DALAM RUANGAN STUDI KASUS GEDUNG FAKULTAS PSIKOLOGI UNDIP, vol. 8.

[9] Kasus, S., Prodi, G., Universitas, A., Nurhaiza1, M. & Lisa2, N.P., 2016. Optimalisasi Pencahayaan Alami pada Ruang, vol. 7.

[10] Kumar, G.K. & Babu, T.P.A., 2017. Study of Various Glass Materials to Provide Adequate Day Lighting in Office Buildings of Warm and Humid Climatic Zone in India, Energy Procedia, vol. 109, 181–189, Elsevier Ltd.

[11] Maghfira Mubila, A., Agus Suryani, S., Adip Rizki, R.P., Aprilian Pratiwi, L., Fadillah, I. & Marwenny, E., 2024. Analisis Hukum Terkait Pemanasan Global dan Perubahan Iklim Yang Berdampak Terhadap Kelangsungan Hidup Manusia (Pembahasan Terhadap Regulasi Internasional dan Indonesia), Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik, 2(1), 2024.

[12] Nadila Aulia Idris, 2024. Kajian Solusi Desain Penerapan Pencahayaan Alami pada Masjid Al-AZHAR, JURNAL ARSITEKTUR, 4.

[13] Nur Baiti, N. & Bellinda Chairunnisa, 2022. Penerapan Dinding Botol Kaca Sebagai Material Fasad pada Bangunan Gedung Olahraga Ngampilan untuk Meningkatkan Kualitas Pencahayaan.

[14] Savic, J., Djuric-Mijovic, D. & Bogdanovic, V., 2013. Architectural glass: Types, performance and legislation, Facta universitatis - series: Architecture and Civil Engineering, 11(1), 35–45.

[15] Sijabat, T.I.A., 2021. Pelaksanaan Penghematan Penggunaan Energi Listrik Pada Gedung Cipta Kementrian Perhubungan, Journal of Business Administration Economic & Entrepreneurship, 1, 38–43.

[16] SNI, 2000, SNI 03-6197-2000 Standar Nasional Indonesia Badan Standardisasi Nasional Konservasi energi pada sistem pencahayaan.

[17] Sugini, dr, 2014. Kenyamanan Termal Ruang.

[18] Syed Husin, S.N.F. & Hanur Harith, Z.Y., 2018. The Performance of Daylight through Various Windows for Residential Buildings, Asian Journal of Environment-Behaviour Studies, 3(6), 169–178.

[19] Utama, H. & Setyowati, E., 2022. Optimalisasi Konservasi Energi Bangunan Bertingkat melalui Pilihan Material Kaca sebagai Fasad, ARSITEKTURA, 20(2), 353.

[20] Vidiyanti, C., 2018. Kualitas Pencahayaan Alami dan Penghawaan Alami pada Bangunan dengan Fasad Roster, JurnalArsitektur, Bangunan, & Lingkungan, 7.

[21] Yuniar, E., Dwicahyo, S., Harmanda, S.J., Putra, D.K. & Wijaya, F.R., 2014. Kajian Pencahayaan Alami pada Bangunan Villa Isola Bandung, vol. 2.

Downloads

Published

27-10-2025

Issue

Section

Artikel

How to Cite

PENGGUNAAN MATERIAL KACA SEBAGAI ALTERNATIF PENCAHAYAAN SIANG HARI PADA BANGUNAN THE MAYOR CAFÉ. (2025). Jurnal Teknik SILITEK, 5(03), 1360-1368. https://doi.org/10.51135/q34rgd76

Similar Articles

1-10 of 46

You may also start an advanced similarity search for this article.