ANALISIS KUAT TEKAN DAN TARIK BELAH BETON MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR DAN AGREGAT HALUS SUNGAI LANRAE KABUPATEN BARRU
DOI:
https://doi.org/10.51135/50881p72Keywords:
kuat tekan, kuat tarik belah, pasir lanraeAbstract
Pasir sungai Lanrae yang berlokasi di kecamatan mallusetasi, Kabupaten Barru mempunyai deposit material cukup meliMPah, masyarakat seteMPat seringkali memilih menggunakan material agregat pasir sungai tersebut untuk perencanaan rumah tinggal karena dapat digunakan sebagai salah satu bahan campuran beton dan akses menuju lokasi mudah dijangkau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik agregat halus sungai Lanrae dan untuk mengetahui pengaruh pemakaian agregat halus sungai Lanrae terhadap kuat tekan dantarik belah beton. Metode peneltian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium struktur dan bahan selama Mei - Juli 2025. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa karakteristik pasir sungai Lanrae telah memenuhi spesifikasi untuk dijadikan bahan pengganti agregat pasir sungai pada campuran beton. Sedangkan hasil penelitian kuat tekan beton beton normal umur 7 hari dengan rata-rata 16,99 MPa, beton pengujian 14 hari 19,63 MPa dan pengujian 28 hari dengan rata-rata 25,10 MPa. Pada variasi 50% pasir sungai Lanrae umur 7 hari dengan rata-rata 15,57 MPa, beton pengujian umur 14 hari 18,12 MPa dan pengujian 28 hari dengan rata-rata 23,59 MPa. Pada variasi 100% pasir sungai Lanrae umur 7 hari dengan rata-rata 14,53 MPa. Beton pengujian umur 14 hari 17,55 MPa dan pada pengujian 28 hari dengan rata- rata 22,12 MPa. Berdasarkan hasil penelitian kuat tarik belah mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya presentasi variasi agregat pasir sungai Lanrae pada pengujian benton normal umur 28 hari 6,444 MPa, pada pengujian 50% pasir sungai Lanrae dengan rata-rata 6,222 MPa dan adapun pengujian pada 100% pasir sungai Lanrae dengan rata-rata 5,778 MPa.
Downloads
References
[1] I. Nadia, “Pengaruh Kadar Silika Pada Agregat Halus Campuran Beton Terhadap Peningkatan Kuat Tekan,” pp. 35–43, 2022.
[2] C. Anwar, “Sebagai Substitusi Pasir Terhadap Mutu Beton K 175 Skripsi Disusun Oleh : Fakultas Teknik Universitas Medan Area Medan Sebagai Substitusi Pasir Terhadap Mutu Beton K 175 Skripsi Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Teknik Sipi,” 2020.
[3] A. S. Adi, A. Penggunaan, P. Silika, S. Pengganti, and A. S. Adi, “Agregat Halus Pada Campuran Beton Analysis Of Use Of Silica Sand As Replacement Of Fine Aggregate On Concrete Mixture S dan Yanuar , AR ( 2018 ) penggunaan daur ulang pasir silika dalam pengecoran logam,” vol. 1, 2021.
[4] K. Saka, S. Herman, and P. Desi, “Karakteristik Beton Mutu Tinggi dengan Substitusi Slag Baja dan Slag Nikel Sebagai Agregat Kasar,” vol. 2, no. 1, pp. 8–15, 2020.
[5] W. M. I. M. A. K. S. I. K. Sudarsana, “Penggunaan Terak Nikel Sebagai Agregat Dalam Campuran Beton,” vol. 4, no. 2, pp. 36–45, 2016.
[6] Nurfitriana, Hakzah, and Hamsyah, “Studi Kelayakan Agregat Kasar Dari Gunung BuccuMPare Dan Agregat Halus Dari Sungai Lasape,” J. Karajata Eng., vol. 3, no. 1, pp. 52–58, 2023, [Online]. Available: http://jurnal.uMPar.ac.id/index.php/karajata
[7] R. A. Lestari, Y. Feriska, and W. Diantoro, “Analisa Kuat Tekan Beton K-250 pada Pengecoran Lantai Gudang PenyiMPanan, Jalan Lingkar Utara Tegal,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 7, pp. 8696–8706, 2023, [Online]. Available: https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/7608%0Ahttps://jptam.org/index.php/jptam/article/download/7608/6296
[8] H. W. Muh. Ilham, Rahmawati, “Analisa Kualitas Pasir Sungai KaleMPang Terhadap Pengujian Kuat Tekan Dan Tarik Belah Beton,” vol. 08, no. September 2018, 2024.
[9] M. M. Soares, M. Y. Anggreni, and E. Salu, “Analisa Perbedaan Penggunaan Pasir Sebagai Agregat Halus Terhadap Nilai Kuat Tekan Beton (Pasir Sungai lau-Hata Liquica dan Laklo Liquica dengan Kuat Tekan Beton Rencana 25 MPa dan 30 MPa),” J. Tek. Gradien, vol. 15, no. 01, pp. 65–74, 2023, doi: 10.47329/teknik_gradien.v15i01.1016.
[10] A. P. Harahap, Pahrul Rozi, Sahrul Harahap, “Analisa Pemanfaatan Serbuk Kulit Kerang Darah (Anadara Granosa) Sebagai Subsitusi Agregat Halus Pada Kuat Tekan Beton,” vol. 7, no. 1, pp. 16–28, 2024.
[11] S. Bahri et al., “Analisa Kuat Tekan Beton Dengan Menggunakan Agregat Batu Kapur Sebagai Bahan Tambah Agregat Kasar,” pp. 354–363, 2024.
[12] Amiwarti, A. Setiobudi, and M. Firdaus, “Pengaruh Pengaruh Campuran Serbuk Kayu Kulim Terhadap Kuat Tekan Beton K-225,” Tek. J. Tek., vol. 10, no. 2, pp. 157–166, 2019.
[13] I. F. Gilang Pamungkas, Rahmawati, “Pengaruh Penambahan Serbuk Ban Karet Dan Subtitusi Pasir Kuarsa Terhadap Kuat Tekan Beton,” vol. 08, no. September 2018, 2024.
[14] Andriansyah, Hidayati, and Saputra, “Analisis Campuran Limbah Botol Kaca Sebagai Bahan Tambah Agregat Halus Kuat Tekan Beton Mutu K-225,” J. Statika, vol. 9, no. 1, pp. 9–13, 2023.
[15] S. K. Angelika, E. Desimaliana, and M. Khanza, “Pengaruh Subtitusi Parsial Variasi Tepung Kaca Terhadap Kuat Tekan Beton Geopolimer,” vol. 09, no. 02, pp. 157–166, 2023.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Adi Indra Nuradin, Rahmawati, Hamsyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









