ANALISIS PENGARUH SUBTITUSI ABU KULIT KAKAO TERHADAP KUAT TEKAN DAN DURABILITAS BETON SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI SEMEN

Authors

  • Imam Fadly Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Andi Sulfanita Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Kasman Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Parepare

DOI:

https://doi.org/10.51135/jb7hxp20

Keywords:

abu kulit kakao, substitusi semen, kuat tekan, durabilitas

Abstract

Abu kulit kakao merupakan limbah hasil samping dari proses pengolahan biji kakao yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan substitusi semen dalam campuran beton. Kandungan kimia pada abu kulit kakao, seperti silika (SiO₂) dan alumina (Al₂O₃), menjadikannya material pozzolan yang dapat berkontribusi dalam reaksi hidrasi semen, sehingga berpengaruh terhadap kuat tekan dan durabilitas beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi abu kulit kakao terhadap kuat tekan dan durabilitas beton sebagai alternatif pengganti sebagian semen dengan menggunakan metode penelitian eksperimental di Laboratorium Struktur dan Bahan Universitas Muhammadiyah Parepare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi abu kulit kakao berpengaruh terhadap kuat tekan dan durabilitas beton, tergantung pada persentase yang digunakan. Penambahan abu kulit kakao sebesar 5% dan 10% mampu meningkatkan kuat tekan beton menjadi 26,42 MPa dan 25,86 MPa dibandingkan beton normal sebesar 25,10 MPa, dengan hasil optimum pada 5%. Namun, pada penambahan 15%, kuat tekan menurun menjadi 24,16 MPa. Dari segi durabilitas, substitusi abu kulit kakao hingga 10% efektif menurunkan daya serap air beton, dengan nilai terendah sebesar 5,15% pada umur 28 hari dibandingkan beton normal 5,53%. Persentase optimum substitusi abu kulit kakao untuk meningkatkan kuat tekan dan durabilitas beton berada pada kisaran 5%–10%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] M. A. D. Cahya, H. R. Destania, and M. Fauzi, “Pengaruh Penambahan Limbah Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Tambah Pada Kuat Tekan Batako,” J. Tekno Glob., vol. 11, no. 2, pp. 62–66, 2022, doi: 10.36982/jtg.v11i2.3050.

[2] M. Muliadi, A. Suria, and E. N. Lydia, “Pemanfaatan Tanah Lempung Dan Abu Kulit Kakao Sebagai Bahan Baku Pengganti Pasir Pada Pembuatan Paving Block,” J. Media Tek. Sipil Samudra, pp. 32–36, 2020.

[3] Ataya Nabila Panjaitan, R. S. Ramadhani, and Ernie Shinta Y Sitanggang, “Pengaruh Abu Ampas Kopi Terhadap Kuat Tekan, Porositas Sebagai Pengganti Semen Pada Pembuatan Beton,” J. Ilm. Tek. Sipil Agreg., vol. 1, no. 1, pp. 1–5, 2021, doi: 10.51510/agregat.v1i1.84.

[4] L. M. Situmorang, Pengaruh Abu Kulit Kakao (Theobroma cacao) dan Abu Bambu (Bambuseae) Terhadap Karakteristik Paving Block. Medan: Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, 2021.

[5] J. Hadipramana, D. Nila Sari, R. Ari Putra, and F. Veny Riza, “Studi Terhadap Potensi Campuran Abu Kulit Kakao dan Serbuk Cangkang Telur Sebagai Pengganti Pasir Silika Terhadap Kekuatan Tekan Bata Ringan,” J. MESIL (Mesin Elektro Sipil), vol. 4, no. 1, pp. 46–58, 2023, doi: 10.53695/jm.v4i1.889.

[6] K. Tjokrodimuljo, Teknologi Beton. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada, 2007.

[7] SNI 03-2847-2019, Persyaratan Beton Struktural Bangunan Gedung. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional, 2019.

[8] A. Sulfanita, I. Fadly, M. Syahril, and A. S. N. Ruslan, “Studi Eksperimen Pengujian Kuat Tekan Beton Pasca Bakar terhadap Beton Normal,” J. Ilm. Univ. Batanghari Jambi, vol. 23, no. 2, pp. 1199–1205, 2023.

[9] A. K. Tangnga, S. Sariman, and F. Lebang, “Analisis Penggunaan Agregat Buntu Barana’ Sebagai Agregat Kasar dengan Penambahan Zat Tambah Betonmix Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton,” J. Penelit. Tek. Sipil Konsolidasi, vol. 1, no. 3, pp. 209–215, 2023, doi: 10.56326/jptsk.v1i3.1776.

[10] A. Alrizki, R. Aprillia, and W. Mukhtar, “Analisis Karakteristik Agregat Kasar Sebagai Material Campuran Beton Di Pt . Batu Prima Persada,” J. Untan, vol. 11 (3), pp. 1–7, 2024.

[11] R. M. Mujur, J. Jasman, and H. Hamsyah, “Perbandingan Uji Kuat Tekan Beton Menggunakan Agregat Kasar Pecah Manual Dengan Agregat Kasar Pecah Pada Mesin,” J. Karajata Eng., vol. 4, no. 1, pp. 15–21, 2024, doi: 10.31850/karajata.v4i1.3116.

[12] A. W. Abzarih, “Pengaruh Perbandingan Agregat Kasar Batu Pecah (Split) Dan Agregat Kasar Batu Alami Desa Ngapaea Kabupaten Buton Utara,” J. Media Inov. Tek. Sipil UNIDAYAN, vol. 8, no. 2, pp. 125–135, 2019.

[13] Mulya, E. R., Djafar, A., & Darwis, F. (2024). Pengaruh Substitusi Pasir Besi Morotai Sebagai Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan, Kuat Lentur dan Penyerapan Air Batako. Jurnal Serambi Engineering, 9(4).

[14] S. N. Indonesia, Cara Uji Kuat Tekan Beton Dengan Benda Uji Silinder, SNI 1974-2011. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional, 2011.

Downloads

Published

25-10-2025

Issue

Section

Artikel

How to Cite

ANALISIS PENGARUH SUBTITUSI ABU KULIT KAKAO TERHADAP KUAT TEKAN DAN DURABILITAS BETON SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI SEMEN. (2025). Jurnal Teknik SILITEK, 5(03), 1311-1323. https://doi.org/10.51135/jb7hxp20

Similar Articles

1-10 of 122

You may also start an advanced similarity search for this article.