ANALISA CAMPURAN ASPAL PORUS MENGGUNAKAN MATERIAL DI DESA LIPUKASI KABUPATEN BARRU
DOI:
https://doi.org/10.51135/d2sjfa14Keywords:
Aspal porus, Marshall,Aspal penetrasi 60/70Abstract
Aspal porus merupakan campuran bergradasi terbuka (open graded) Dengan presentase agregat kasar yang besar, presentase agregat halus yang kecil, sehingga menyediakan rongga udara yang besar. Aspal porus merupakan inovasi untuk mengurangi genangan air di atas permukaan jalan. Aspal porus memiliki nilai stabilitas yang rendah yang disebabkan oleh banyaknya rongga dalam campuran lapisan perkerasan. Aspal porus digunakan pada jalan lalu lintas yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai marshall dan kekuatan material berdasarkan kriteria marshall dengan agregat yang bersumber dari Desa Lipukasi Kabupaten Barru. Rancangan campuran berdasarkan komposisi agregat sesuai dengan persyaratan gradasi (Asphalt Concrete-Wearing Course) atau disingkat AC-WC. Kadar aspal ditetapkan menggunakan aspal penetrasi 60/70 sebagai bahan pengikat dan di buat benda uji marshall dengan 3 variasi tumbukan. Hasil penelitian menunjukkan pada campuran aspal porus didapat hasil yang baik pada variasi tumbukan 50 diperoleh nilai stabilitas 855 kg, flow 3,79 mm, VMA 24,12 %, VIM 23,8 %, MQ 360,12 %. Berdasarkan penelitian tersebut diperoleh bahwa campuran aspal porus dengan menggunakan material bersumber dari Lipukasi dengan menggunakan bahan pengikat aspal penetrasi 60/70 telah memenuhi spesifikasi dan layak digunakan dalam campuran aspal porus.
Downloads
References
[1] R. T. Jurnal, “Pemanfaatan Material Lokal Dalam Pembuatan Aspal Porus Tipe Ac-Wc Yang Aman Dan Ramah Lingkungan,” Forum Mek., vol. 7, no. 2, 2019, doi: 10.33322/forummekanika.v7i2.199.
[2] P. Studi, T. Sipil, and T. Yogyakarta, “2020/2021,” no. 63, 2021.
[3] S. Kuala, R. Beach, and B. District, “Jurnal Rekayasa Teknik dan Teknologi,” vol. 8, no. 1, pp. 18–24, 2024.
[4] I. W. Diana, “Studi Rongga Menerus Dan Kinerja Permeabilitas Perkerasan Aspal Porus Lapis Ganda,” J. Transp., vol. 4, no. 2, pp. 85–98, 2004.
[5] R. Yuniarti, M. Mahendra, I. D. M. A. Karyawan, D. Widianty, and F. F. Salsabila, “Pengaruh Karakteristik Aspal Modifikasi Getah Pinus Terhadap Peluruhan Campuran Aspal Porus Effect of pine resin modified asphalt on the draindown of porous asphalt mixture,” vol. 9, no. 4, pp. 603–610, 2023, [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/376955220_Pengaruh_Karakteristik_Aspal_Modifikasi_Getah_Pinus_Terhadap_Peluruhan_Campuran_Aspal_Porus_Effect_of_pine_resin_modified_asphalt_on_the_draindown_of_porous_asphalt_mixture
[6] M. G. R., W. Nariswari, E. A. S., and T. Gunawan, “Nilai Stabilitas Porous Asphalt Menggunakan Material Lokal,” Potensi J. Sipil Politek., vol. 19, no. 1, 2017, doi: 10.35313/potensi.v19i1.531.
[7] M. S. -, P. D. Rahma, R. A. Primasworo, and T. M. Maliq, “Karakteristik Aspal Porus Dengan Bahan Tambahan Agregat Yang Menggunakan Limbah Plastik (Low Density Polyethylene) LDPE,” Inersia J. Tek. Sipil, vol. 15, no. 2, pp. 85–94, 2023, doi: 10.33369/ijts.15.2.85-94.
[8] O. K. Bria, I. T. Saputro, M. A. Samaila, and J. Mangi, “Kinerja Campuran Aspal Porus Berbagai Gradasi pada Aspal Penetrasi 60/70,” J. Karkasa, vol. 4, no. 2, pp. 93–101, 2018.
[9] dan P. A. Tamalkhani Syammaun1, Hafnidar A. Rani1 and 1Program, “Pengaruh Substitusi Styrofoam Pada Campuran Aspal Porus Dan,” no. June, 2021.
[10] E. Dwi Setiawan, A. Nur Rahmawati, and Soegyarto, “Penentuan Karakteristik Aspal Porus Menggunakan Agregat Kasar Batu Pecah Parengan Tuban Dengan Metode Uji Marshall,” J. Tek. Sipil, vol. 7, no. 2, pp. 34–46, 2022, doi: 10.56071/deteksi.v7i2.392.
[11] L. Isma, M. Mulizar, and A. Aiyub, “Karakteristik Marshall Campuran Aspal Menggunakan Aditif (Polyethylene Terephthalate),” J. Sipil Sains Terap., vol. 1, no. 2004, pp. 657–666, 2021, [Online]. Available: http://e-jurnal.pnl.ac.id/JSST/article/view/2383%0Ahttps://e-jurnal.pnl.ac.id/JSST/article/download/2383/2020
[12] P. R. Candra, H. Siswanto, and B. Rahardjo, “Karakteristik Marshall Campuran Aspal Porus dengan Penambahan Polyurethane,” J. Media Tek. Sipil, vol. 19, no. 1, pp. 11–16, 2021, doi: 10.22219/jmts.v19i1.14681.
[13] S. Hartati Dewi, R. Mildawati, and A. Nurhakim, “Perbandingan Dua Jenis Agregat Daerah Yang Berbeda Terhadap Karakteristik Marshall Pada Aspal Porus,” Sainstek (e-Journal), vol. 9, no. 1, pp. 47–54, 2021, doi: 10.35583/js.v9i1.137.
[14] H. Jimmyanto, A. Firda, H. Al Faritzie, I. S. Fuad, F. Misdalena, and L. R. Lubis, “Studi Literature Review Perkembangan Penelitian Aspal Porus (Tahun 2017 – 2021),” J. Tek. Sipil LATERAL, vol. 2, no. 1, pp. 38–47, 2024, doi: 10.52333/lateral.v2i1.642.
[15] N. T. Sembung et al., “Analisa Campuran Aspal Porus Menggunakan Material Dari Kakaskasen Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon,” J. Sipil Statik, vol. 8, no. 3, pp. 345–352, 2020.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Imam Fadly, Rahmawati, Nurfahmil

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









