PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PENENTUAN KESESUAIAN LAHAN WISATA DI SUB ZONA PEMANFAATAN PARIWISATA PULAU DODOLA

Authors

  • Fijai Pina Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Pasifik Morotai
  • Nurhalis Wahidin Program Studi Manajemen Sumberdaya Pesisir Universitas Khairun
  • Salim Abubakar Program Studi Manajemen Sumberdaya Pesisir Universitas Khairun

DOI:

https://doi.org/10.51135/jmpk4482

Keywords:

kkd, sig, ekowisata bahari, wisata pantai, snorikeling, diving, pulau dodola

Abstract

Pemerintah provinsi menetapkan Kawasan Taman Wisata Perairan (TWP) Pulau Rao–Tanjung Dehegila di Kabupaten Pulau Morotai (luas area ±65.892,42 Ha) sebagai upaya menjaga ekosistem tetap terkontrol dan berkelanjutan. Kawasan konservasi ini dikelola untuk menjaga dan melestarikan keanekaragaman sumber daya hayati maupun non hayati, untuk mendukung kemajuan pembangunan wilayah terutama dalam bidang pariwisata dan perikanan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan kesesuaian dan daya dukung kawasan area pengembangan ekowisata bahari serta alokasi kesesuaian ekowisata bahari di Kawasan Konservasi berbasis data spasial. Metode pungumpulan data berdasarkan matriks kesesuaian ekowisata, Coral Reef Visual Census (UPT) dan Underwater Vidio Transek (UVT) untuk digunakan pengambilan data terumbu karang dan ikan karang, kemudian di analisis dengan menggunakan Coral Point Count with Excwl (CPCe) dan sofer ArGis 10.8. Hasil analisis kesesuaian dan daya dukung kawasan ekowisata bahari di Sub Zona Pemanfaatan Pariwisata Alam Perairan Pulau Dodola, untuk jenis kegiatan wisata rekreasi/pantai dengan Indek Kesesuaian Wisata (IKW) dengan luas area yang dapat dimanfaatkan (S1 ±14,29 Ha/(38%), (S2 ±10,64 Ha/29%) dan (S3 ±12,25 Ha /33%). Sedangkan untuk kegiatan wisata snorkeling dengan kelas kesesuaian lahan kategori (S1 ±28,71 Ha/13%), (S2 ±86,92 Ha/39%) dan kategori (S3 dengan luas area ±109,91 Ha (49%). Area yang tidak sesuai karena adanya pembudidayaan rumput laut oleh masyarakat Pulau Koloray. Sedangkan untuk kegiatan wisata diving kategori (S1 ±38,92 Ha/9%), (S2 ±203,94 Ha/48%) dan kategori (S3 dengan luas area ±184,13 Ha/43%).

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Ahmad, M.A, et al. (2014). The Relation between E-Commerce and AIS in Medium Scale Organizations. Vol. 7, No. (1): Pgs. 01-08.

[2] Alfi Rizki Hadiyanti, Dwi Budi Wiyanto, Putu Yogi Darmendra, (2024). Analisis Kesesuaian dan Daya Dukung Kawasan Wisata Selam dan Snorkeling di Pantai Jemeluk Karangasem Bali. Journal of Science and Technology, Rekayasa, 2024; 17(3): 508-525. https://journal.trunojoyo.ac.id/rekayasa.

[3] The Nature Conservancy. (2018). Carrying Capacity in Protected Areas: Principles and Best Practices. Washington, DC: TNC Publications.

[4] Fijai Pina, Nurhalis Wahidin, Salim Abubakar. (2025) Analisis Kesesuaian Ekowisata Bahari Di Zona Pemanfaatan Pariwisata Alam Perairan Pulau Mitita Berbasis Sistem Informasi Geografis. Mitita Jurnal Penelitian Vol 2 Nomor 2, https://jurnalmitita.univpasifik.ac.id/index.php/mjp/issue/archive.

[5] Hidayati, N., & Prasetyo, A. (2021). Potensi Ekowisata Bahari di Pulau Morotai. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan , 6(1), 12-25.

[6] Kismanto Koroy, Nurafni, Fijai Pina, (2019). Analisis Ekosistem Pantai Sebagai Ekowisata Bahari di Pulau Kokoya Kabupaten Pulau Morotai. www.ejournal.unmus.ac.id/index.php/ fish doi: 10.35724/mfmj.v2i1.2231.

[7] Mukhlis1, Ani Suryanti1,4, Nevrita2, Dony Apdillah, (2022). Kesesuaian Dan Daya Dukung Kawasan Untuk Kegiatan Ekowisata Diving Dan Snorkeling Di Perairan Gugusan Pulau Duyung. Journal of Marine Research Vol 11, No. 3 Agustus 2022, pp. 483-494

[8] Munasik, M., Sabdono, A. N., Assyfa, A, Permata Wijayanti, D., Sugiyanto, S., & Irwani, I. (2020). Coral transplantation on a multilevel substrate of Artificial Patch Reefs: effect of fixing methods on the growth rate of two Acropora species.

[9] Prasetyo, A., & Sari, D. (2021). Analisis Kesesuaian Lahan Wisata Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Geografi , 13(2), 45-58.

[10] Sari, D., Widiastuti, T., & Prasetyo, A. (2020). Pemanfaatan SIG untuk Penentuan Kesesuaian Lahan Wisata. Jurnal Ilmu Lingkungan , 12(1), 23-34.

[11] Supriyadi, A., & Hidayati, N. (2020). Pengelolaan Berkelanjutan Sumber Daya Alam untuk Pariwisata. Jurnal Sumber Daya Alam dan Lingkungan , 8(2), 34-47.

[12] Tarigan, M.S dan Edward. (2003). Kandungan Total Zat Padat Tersuspensi (Total Suspended Solid) di Perairan Raha Sulawesi Tenggara. Jurnal Bidang Dinamika Laut, Pusat Penelitian Oseanografi, Makara Sains.

[13] Widiastuti, T., & Sari, D. (2019). Daya Dukung Ekowisata: Studi Kasus di Pulau Morotai. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan , 5(1), 67-78.

[14] Yulianda, F., (2019). Ekowisata Perairan Suatu Konsep Kesesuaian dan Daya Dukung Wisata Bahari dan Wisata Air Tawar. Standar Sains Departemen Managemen Sumberdaya Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor.

Downloads

Published

30-04-2025

Issue

Section

Artikel

How to Cite

PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PENENTUAN KESESUAIAN LAHAN WISATA DI SUB ZONA PEMANFAATAN PARIWISATA PULAU DODOLA. (2025). Jurnal Teknik SILITEK, 5(01), 405-414. https://doi.org/10.51135/jmpk4482

Similar Articles

1-10 of 36

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)