PERBANDINGAN NILAI TEGANGAN DAN DEFORMASI ANTARA PENAMPANG KOLOM PERSEGI, PERSEGI PANJANG, DAN LINGKARAN AKIBAT KOMBINASI BEBAN AKSIAL DAN BEBAN LATERAL
DOI:
https://doi.org/10.51135/85646k69Keywords:
Kolom, Metode Elemen Hingga, Deformasi, TeganganAbstract
Pada masa perkembangan negara yang begitu pesat, beton banyak digunakan untuk merencanakan bangunan sederhana sampai bangunan modern. Perancangan struktur merupakan faktor penting dalam menjamin kekuatan dan keamanan bangunan. Kolom merupakan salah satu struktur yang mempunyai peranan penting pada suatu bangunan, sehingga keruntuhan pada kolom merupakan tempat yang sangat penting yang dapat menyebabkan terjadinya longsor lantai dan runtuhnya seluruh bangunan konstruksi. Material yang digunakan untuk membuat kolom sangat bervariasi sesuai dengan jenis konstruksi yang di rencanakan dan kebutuhan struktural. Metode elemen hingga adalah sebuah teknik numerik yang digunakan untuk memecahkan masalah teknik dan fisika yang kompleks. Keunggulan penggunaan metode elemen hingga diantaranya yaitu memiliki kemampuan analisis yang luas, kemampuan model geometri yang fleksibel, simulasi material yang kompleks, dan kemudahan penggunaan, serta visualisasi hasil dalam bentuk animasi atau grafik 2D dan 3D, yang membantu dalam memahami distribusi tegangan dan deformasi. Hasil analisis metode elemen hingga pada penampang kolom lingkaran menunjukkan bahwa nilai tegangan paling tinggi sebesar 28,63 MPa, dengan kapasitas momen inersia paling rendah. Selisih antara penampang kolom Lingkaran dengan kolom persegi adalah sebesar -6%, sedangkan selisih antara kolom lingkaran dan kolom persegi panjang sebesar -139%.
Downloads
References
[1] Anam, M. K., Amir, F., & Sutrisno, M. (2024). Perbandingan Kapasitas Kolom Beton Bertulang Berdasarkan Variasi Bentuk Sengkang dengan Analisis Finite Element Method. REKONSTRUKSI TADULAKO: Civil Engineering Journal on Research and Development, 9-16.
[2] Dewi, R., Artana, I. W., & Laintarawan, I. P. (2024). PERBANDINGAN KINERJA STRUKTUR KOLOM BULAT DAN KOLOM PERSEGI BETON BERTULANG TERHADAP BEBAN GEMPA DENGAN ANALISIS PUSHOVER. Widya Teknik, 20(1), 31-37.
[3] Ertanto, R., Giri, D., & Putra, D. (2015). Analisa Perbandingan Perilaku Struktur Pada Gedung Dengan Variasi Bentuk PenampangKolom Beton Bertulang. Jurnal Ilmiah Elektronik iInfrastruktur Sipil, 1-8.
[4] Frans, R., Thioriks, F., Tanijaya, J., & Kalangi, H. T. (2013). Analisis Diagram Interaksi Kolom Pada Perencanaan Kolom Pipih Beton Bertulang (042s).
[5] Hamzah, A., Giawa, S. A., & malik Hasibuan, M. H. (2022). PERBANDINGAN EFESIENSI KOLOM PERSEGI DAN KOLOM BULAT PADA PEMBANGUNAN PASAR TRADISIONAL PASAR BARU PANYABUNGAN KABUPATEN MANDAILING NATAL. Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains, 1(2).
[6] Mulyono, B. (2006). Program Komputer Untuk Perhitungan Kolom Beton Akibat Beban Aksial Tekan Dan Lentur Biaksial Pada Rangka Dengan Pengaku (Braced Frame) Dan Tanpa Pengaku (Sway Frame). Dinamika Rekayasa, 2(1), 23-28.
[7] Oktarina, D., Sebayang, S., & Paundra, Q. (2019). LISIS STRUKTUR KOLOM BETON BERTULANG PERSEGI DAN BULAT DENGAN PROGRAM SAP. Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains, 3(1).
[8] Ramosta, B., Islam, M., Wahyuni, A. S., Gunawan, A., & Afrizal, Y. (2023). STUDI PERBANDINGAN ANALISIS KOLOM BETON BERTULANG BERBENTUK+(PLUS-SHAPED COLUMN) DENGAN KOLOM BERBENTUK PERSEGI. Inersia: Jurnal Teknik Sipil, 15(2), 154-163.
[9] Simanjuntak, J. O., & Harefa, H. P. (2021). Analisis Perbandingan Kolom Persegi dan Kolom Bulat dengan Mutu Beton, Luas Penampang dan Luas Tulangan yang Sama. Jurnal Construct, 1(1), 11-24.
[10] Violeta, I. (2024). ANALISA PENGARUH VARIASI BENTUK DAN KONFIGURASI KOLOM TERHADAP PERIODE GETAR STRUKTUR. Jurnal Teknologi Infrastruktur, 3(1), 1-11.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aurielia Shaiva Devany, Indah Rahmawati, M. Rusli Ahyar, Antonius

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









