ANALISIS STABILITAS LERENG MENGGUNANAKAN PEMODELAN KESETIMBANGAN BATAS STUDI KASUS : RUAS JALAN TAWAELI-TOBOLI
DOI:
https://doi.org/10.51135/3by4ae82Keywords:
Stabilitas Lereng, Pemodelan Kesetimbangan Batas, Safety Factor (SF), Jalan Tawaeli-ToboliAbstract
Fenomena lereng pada ruas jalan Tawaeli-Toboli sering mengalami longsor dan mengancam keselamatan pengguna jalan. Daerah pada ruas jalan ini memiliki curah hujan tinggi, topografi terjal dan jenis tanah lanau sehingga rentan terhadap longsor. Pada rekayasa geoteknik, nilai faktor keamanan (FS) mempengaruhi besarnya pergeseran dan pergerakan tanah. Semakin kecil nilai FS, semakin besar displacement yang terjadi, sedangkan semakin besar nilai FS, semakin kecil displacement yang terjadi. Metode penelitian meliputi berbagai pemodelan kesetimbangan batas dengan pendekatan analisis lereng menggunakan berbagai metode, yaitu Ordinary Method of Slices (OMS), Bishop's Simplified Method (BSM), dan Janbu's Simplified Method (JSM). Tujuan dari analisis ini adalah untuk menentukan nilai FS dan displacment dari ketiga metode yang digunakan. Hasil studi sensitivitas dari perhitungan FS dan displacement dengan metode OMS, BSM, dan JSM dalam pengambilan keputusan untuk penilaian stabilitas lereng dengan hasil FS terendah yaitu 0,812 dan displacement 1 dengan metode JSM, menunjukkan hasil stabilitas lereng yang labil (rawan terjadi pergeseran).
Downloads
References
[1] J. S. Dwiyanto, .Penanggulangan Tanah Longsor Dengan Growting.. Pusdikebumian LEMLIT UNDIP, 2002.
[2] A. N. Ponto, "Analisis Stabilitas Lereng Pada Ruas Jalan Tawaeli-Toboli Km 25-35, Sulawesi Tengah Mempengaruhi Pengaruh Curah Hujan Dengan Simulasi Numerik," Universitas Gadjah Mada, [Online]. Tersedia: 2 (URL Repositori UGM).
[3] "Tanah longsor menimbulkan kemacetan di jalan Tawaeli-Toboli," .Berita Antara., 14 Sep. 2020. [Online]. Tersedia: https://sulteng.antaranews.com/berita/152726/tanah-longsor-menimbulkan-kemacetan-di-jalan-tawaeli-toboli.
[4] J. Hartono, M. Saleh, dan G. Primaswari, "Stabilitas lereng timbunan STA 24+100 jalan akses Pulau Balang menggunakan Geostudio," .Jurnal Inovasi Konstruksi., vol. 1, no. 1, hlm. 32, Apr. 2022, doi: 10.56911/jik.v1i1.18.
[5] B. Zainul, B. Busthan, dan R. Husain, "Analisis Stabilitas Lereng Menggunakan Metode Elemen Hingga (MEH) Pada Ruas Jalan Tawaeli – Toboli Km 23 + 700," .Journal of Civil Engineering Building and Transportation., vol. 5, no. 1, hlm. 1–8, 2021, doi: 10.31289/jcebt.v5i1.4845.
[6] J. Smith, "Analisis Stabilitas Lereng Tanah Berlapis menggunakan GeoStudio Slope/W," .Jurnal Teknik Geoteknik., vol. 123, no. 4, hlm. 567-578, 2020.
[7] Y. Syahwaner, M. Yusa, dan S. Satibi, "Analisis Stabilitas Lereng dengan Perkuatan Tiang Menggunakan Metode Elemen Hingga (Studi Kasus Jalan Diponegoro KM. 2 Pasir Pengaraian)," .Jurnal APTEK., vol. 11, no. 1, hlm. 49-60, Jan. 2019.
[8] K. Terzaghi, .Mechanisms of Landslides.. Geological Society of America, 1950.
[9] A. N. Pontoh, “Analisis Stabilitas Lereng Pada Ruas Jalan Tawaeli-Toboli KM 25-35, Sulawesi Tengah Terhadap Pengaruh Curah Hujan Dengan Simulasi Numerik,” Tesis, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia, 2017.
[10] B. M. Das, .Principles of Geotechnical Engineering.. Cengage Learning, 2015.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Joggi Theophilus Purba, Muhammad Hamzah Fansuri, William Yahdiel Mackleva Purba

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









