DESAIN STABILITAS LERENG DENGAN PERKUATAN GEOTEXTILE PADA KELURAHAN TABONA
DOI:
https://doi.org/10.51135/cyje9477Keywords:
Geotextile, Fellenius, EksistingAbstract
Kondisi lereng dengan kemiringan yang curam dapat menyebabkan terjadinya kelongsoran sehingga diperlukan sebuah perkuatan lereng, salah satunya yaitu dengan geotekstil. Geotekstil sering digunakan karena memiliki beberapa keunggulan, antara lain mudah dalam pelaksanaan, murah, dan dapat meningkatkan stabilitas lereng secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur menghitung stabilitas lereng Kelurahan Tabona dalam kondisi eksisting, dan mengetahui bagaimana cara menghitung stabilitas lereng Kelurahan Tabona menggunakan perhitungan manual dengan perkuatan geotextile. Dalam penelitian ini digunakan metode Fellenius untuk menganalisis lereng kondisi eksisting. Sedangkan untuk menganalisis lereng setelah perkuatan mengacu pada pedoman konstruksi bangunan No.003/BM/2009. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh FK=1,1 pada lereng untuk bidang longsor dengan jari- jari R=9,0 m (tidak aman). Sementara dengan mengubah geometri lereng diperoleh FK =1,3 (tidak aman) Selanjutnya setelah menggunakan perkuatan geotextile dengan tipe woven polypropylene tensile strength (CD) sebesar 50 kN/m diperoleh FK=3,1 artinya aman dari kelongsoran. Geotextile yang digunakan adalah sebanyak 7 lapis dan setiap lapisan memenuhi faktor aman baik terhadap cabut tulangan (FKP) maupun faktor aman terhadap putusnya tulangan (FKr) yaitu syarat FKP dan FKr ≥1,5. Dari 7 lapis geotextile tersebut didapatkan FKP Minimum = 10 dan FKr Minimum = 1,7 yang artinya semua lapisan geotextile yang digunakan aman terhadap cabut dan aman terhadap putusnya geotextile tersebut.
Downloads
References
[1.] Agus S. M., 2017, Tanah Longsor Analisis–Prediksi-Mitigasi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Yogyakarta.
[2.] Arief, S. 2007. Dasar-Dasar Analisis Kestabilan Lereng. PT INCO. Sorowako.
[3.] DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM. (2009). Pelaksanaan dan Perkutan Tanah dengan Geosintetik, (003)
[4.] Fitri Ananda Yulianita, 2017, Alternatif Penanganan Kelongsoran Lereng Bawah Menggunakan Geotextile Dengan Program Plaxis Pada Ruas Jalan Gunung Kemala – Liwa (Sta 268 + 550), Fakultas Teknik Universitas Lampung Bandar Lampung, Lampung.
[5.] Fika Famungkas., Widodo Suyadi., dan Yulvi Zaika. 2015. Analisis Stabilitas Lereng Memakai Perkuatan Geotekstil Dengan Bantuan Perangkat Lunak(Studi Kasus Pada Sungai Parit Raya), Universitas Brawijaya Malang, Malang.
[6.] Hardiyatmo, H.C, 2014. Mekanika Tanah 2, 5th Ed. Gadjah Mada University Press. Daerah Istimewa Yogyakarta.
[7.] Hardiatmo, H.C., (2003). Mekanika Tanah II. Gadja Mada University Press, 1-398. Yogyakarta
[8.] Hardiatmo, H.C., “. Mekanika Tanah I,” Gadja Mada University Press, 5 th edition, 2010 Yogyakarta
[9.] Hardiatmo, H.C., “. Mekanika Tanah II,” Gadja Mada University Press, 5 th edition, 2010 Yogyakarta
[10.] Hardiyatmo, H.C.. 2013. Geosintetik Untuk Rekayasa Jalan Raya (Perancangan Dan Aplikasi), 2nd Ed. Gadjah Mada University Press. Daerah Istimewa Yogyakarta.
[11.] Hardiyatmo, dan Hary Christady. 2006. Penanganan Tanah Longsor dan Erosi. UGM Press, Yogyakarta.
[12.] Irawan lila, 2020. Penyebab Tanah Longsor Yang Terjadi di Kampung Pisang Ternate, di akses dari https://kieraha.com/penyebab-tanah-longsor-di-kampung-pisang-ternate/, 7 Oktober 2020.
[13.] Kuswaji D, P., Yuli P., dan Priyono. 2006. Analisis Tingkat Bahaya Longsor Tanah Di Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara. Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
[14.] Radhitya Pradhana., dan Muhammad Rifqi Abdurrozak. 2018. Analisis Stabilitas Lereng Dengan Perkuatan Geotekstil (Studi Kasus: Bantaran Sungai Code, Kecamatan Jetis, Daerah Istimewa Yogyakarta), Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.
[15.] Uswatun Chasanah., 2012, Analisis Stabilitas Lereng Dengan Perkuatan Geotekstil Menggunakan Program Geoslope, Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta, Surakarta.
[16.] Violetta Gabriella Margaretha Pangemanan., AE Turangan., dan O.B.A Sompie. 2014. Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Fellenius (Studi Kasus: Kawasan Citraland), Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Sam Ratulangi Manado, Manado.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Julham Adingku, Muhammad Reza Kusman, Arni Zuhairini A Sibua

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









