METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN SLAB DAN BEAM DALAM KONSTRUKSI BASEMENT 1 METODE SEMI TOP-DOWN PADA PROYEK X

Authors

  • Fernanda Rahmasari Program Studi Teknik Sipil Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Satria Apta Mozza Pratama Program Studi Teknik Sipil Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Muhammad Hamzah Fansuri Program Studi Teknik Sipil Universitas Pertahanan Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51135/a1xqzc12

Keywords:

metode semi top-down, basement, slab, beam

Abstract

Pertumbuhan populasi penduduk di kawasan perkotaan menyebabkan keterbatasan lahan untuk pembangunan, sehingga mendorong penerapan konstruksi gedung bertingkat tinggi dan pemanfaatan ruang bawah tanah berupa basement. Kondisi kawasan perkotaan yang padat permukiman, lahan yang terbatas, serta karakteristik tanah yang kurang mendukung menuntut penggunaan metode konstruksi yang efisien, salah satunya adalah metode semi top-down. Metode ini dilaksanakan dengan pembangunan struktur basement dari elevasi nol ke arah bawah, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan struktur atas setelah struktur bawah selesai. Penelitian ini membahas konsep pelaksanaan konstruksi basement dengan metode semi top-down, khususnya pada pekerjaan pelat lantai (slab) dan balok (beam), termasuk pengendalian mutu material serta permasalahan teknis yang terjadi selama pelaksanaan. Pekerjaan slab dan beam dilaksanakan berdasarkan shop drawing dan method of statement yang telah direncanakan. Pengendalian mutu material dilakukan melalui uji slump beton, uji kuat tekan beton, uji tarik dan uji lentur baja tulangan. Permasalahan teknis yang ditemukan meliputi terjadinya cold joint, penyumbatan pipa pada truk concrete pump, serta terbentuknya honeycomb pada beton, yang masing-masing permasalahan diselesaikan melalui pembobokan, pembersihan pipa menggunakan air compressor, dan perbaikan beton dengan metode grouting secara berturut-turut.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] U. Abimanyu, “Prospek Keefektifan Implementasi Peraturan Tentang Peningkatan Intensitas Bangunan di Wilayah DKI Jakarta: Suatu Aspek Manajemen Pembangunan Fisik Kota Tinjauan Pengalaman di DKI Jakarta.,” J. Reg. City Plan., vol. 7, no. 21, pp. 32–37, 1996.

[2] Veretennikov and Kozlova, “Design and construction of multifunctional high-rise complexes as a stage to creation of vertical cities.,” vol. 12, no. 4, pp. 162–171, 2023.

[3] La, Kim, and Lew, “Bottom-up construction method of underground structure using permanent strut,” 2009.

[4] Ye, “Method for excavating and constructing large-area basement.,” 2001.

[5] Hong, “Design and monitoring of deep excavation with semi-top-down method in Hangzhou Jiebai commercial building. Chinese Jounal of Geotechnical Engineering.”, [Online]. Available: https://en.cnki.com.cn/Article_en/CJFDTOTAL-YTGC200101018.htm

[6] Setiawan, “Struktur dan Konstruksi Bangunan Tinggi: Sistem Top and Down.,” 2020.

[7] Cichos, “Structure with slab beams,” 1980, [Online]. Available: https://www.freepatentsonline.com/4372088.html

[8] Hoffman, D. . Gustafson, and A. . Gustafson, “Beams and Girders,” pp. 216–265, [Online]. Available: https://doi.org/10.1007/978-1-4757-6619-6_9

[9] Suk, Min, and Myun, “Underground structure having slab beam with enhanced bearing power against earth pressure and construction methods of the same.,” 2013.

Downloads

Published

24-01-2026

Issue

Section

Artikel

How to Cite

METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN SLAB DAN BEAM DALAM KONSTRUKSI BASEMENT 1 METODE SEMI TOP-DOWN PADA PROYEK X. (2026). Jurnal Teknik SILITEK, 6(01), 149-161. https://doi.org/10.51135/a1xqzc12

Similar Articles

1-10 of 204

You may also start an advanced similarity search for this article.