UJI KADAR NITRIT (NO2) PADA SAMPEL AIR MINUM ISI ULANG DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETER UV-VIS
DOI:
https://doi.org/10.51135/nq8ef996Keywords:
Nitrit , Air Minum, Spektrofotometer UV-VisAbstract
Air minum yang aman merupakan faktor penting dalam mendukung kesehatan masyarakat dan menjaga kualitas lingkungan. Namun, seiring meningkatnya aktivitas pertanian dan pembuangan limbah domestik, kualitas sumber air minum berisiko tercemar oleh senyawa kimia seperti nitrit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nitrit pada air minum isi ulang menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Metode penelitian melibatkan pengujian laboratorium terhadap enam sampel air minum, dengan prosedur yang mencakup preparasi sampel, penambahan reagen nitrit, dan pengukuran absorbansi menggunakan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel memiliki kadar nitrit berkisar antara 0,01 hingga 0,06 mg/L, yang berada di bawah ambang batas baku mutu sebesar 3 mg/L menurut Permenkes RI No. 2 Tahun 2023. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas air minum isi ulang yang diuji masih dalam batas aman sesuai standar kadar nitrit. Dengan demikian, seluruh sampel yang dianalisis dinyatakan layak untuk dikonsumsi. Meskipun demikian, pemantauan kualitas air secara berkala tetap diperlukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi pencemaran di masa mendatang.
Downloads
References
[1] Moh. Dimas Alamsyah dan R. Asyfiradayati, “Pengetahuan Kualitas Air Dengan Pengelolaan Air Minum,” J. Ners, vol. 8, no. 1, hal. 405–410, 2024.
[2] S. Novianti, “Gambaran Pengolahan Air Baku Menjadi Air Minum Di Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang (Studi Di Sumur Supit Urang),” 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://repository.unair.ac.id/130774/
[3] L. Nurjannah dan D. A. Novita, “UJI BAKTERI Coliform DAN Escherichia coli PADA AIR MINUM ISI ULANG DAN AIR SUMUR DI KABUPATEN CIREBON,” J. Ilmu Alam Indones., vol. 1, no. 1, hal. 60–68, 2018, [Daring]. Tersedia pada: www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/jia
[4] S. Sulistia dan A. C. Septisya, “Analisis Kualitas Air Limbah Domestik Perkantoran,” J. Rekayasa Lingkung., vol. 12, no. 1, hal. 41–57, 2020, doi: 10.29122/jrl.v12i1.3658.
[5] Permenkes RI, PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2023 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 66 TAHUN 2014 TENTANG KESEHATAN LINGKUNGAN, no. 55. 2023, hal. 1–175.
[6] W. Windasari dan E. M. Sari, “KANDUNGAN NITRIT (NO2) DAN NITRAT (NO3) DALAM AIR MINUM DI DESA CIKETING UDIK KECAMATAN BANTAR GEBANG KOTA BEKASI,” J. mitra Kesehat., vol. 3, no. 2, 2021.
[7] T. Widiyanto, N. Nuryanto, dan S. Suparmin, “Kadar Nitrat dan Nitrit Pada Air Minum Isi Ulang (AMIU),” J. Kesehat. Lingkung. Indones., vol. 24, no. 2, hal. 163–170, 2025, doi: 10.14710/jkli.67995.
[8] I. Emilia, “ANALISA KANDUNGAN NITRAT DAN NITRIT DALAM AIR MINUM ISI ULANG MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis,” J. Indobiosains, vol. 1, no. 1, hal. 38–44, 2019, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/biosains/article/view/2441/2245
[9] F. Mubarok, “Spektofotometer Prinsip dan Cara Kerjanya,” 2021, [Daring]. Tersedia pada: https://www.researchgate.net/publication/352291658_Spektofotometer_Prinsip_dan_Cara_Kerjanya
[10] N. E. I. br Sitorus dan R. A. Harahap, “Hygiene Sanitasi Depot Air Minum,” J. Sehat Mandiri, vol. 5, no. 1, hal. 51–55, 2024, doi: 10.33761/jsm.v13i1.57.
[11] M. Aswadi, “Pemodelan Fluktuasi Nitrogen (Nitrit) pada Aliran Sungai Palu,” J. SMARTek, vol. 4, no. 2, hal. 112–125, 2006.
[12] I. A. Pebiola dan H. Mulyanti, “Analisis Pengelolaan Air Sungai Bengawan Solo Yang Dimanfaatkan Menjadi Air Minum Di PDAM Bojonegoro,” J. Pembang. berkelanjutan, vol. 7, no. 2, hal. 01–20, 2024, doi: 10.22437/jpb.v7i2.37443.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Irfan Adi Pratama, Laily Agustina Rahmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









