PENGOLAHAN CANGKANG KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) SEBAGAI KAPUR SIRIH

Authors

  • M. Jihar Kodobo Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Pasifik Morotai
  • Fijai Pina Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Pasifik Morotai
  • Marwa Safar Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Pasifik Morotai

DOI:

https://doi.org/10.51135/g03y8q91

Keywords:

Pengelolaan, kerang, anadara granosa, kapur siri

Abstract

Pengolahan cangkang kerang dilakukan secara tradisonal.Ada beberapa kelompok masyarakat khusunya di Desa Wawama memproduksi cangkan kerang darah (Anadaragranosa) sebagai kapur sirih, untuk di jual dan dijadikan suatau usaha dalam menunjang perekonomian masyarakat setempat. Namun ada beberapa suplayer kapursirih di pasar CBD sering dikeluhkan konsumen karena tingkat kematangan kapursiri yang belum mencapai standar yang diinginkan, ada pun waktu dan bahan pembakaran cangkan gkerang yang tidak sesuai dengan pengolahan kapur sirih secara tradisonal, dapat mempengaruhui kualitas dan rasa, yang akan berdampak buruk terhadap prekonomian masyarakat tersebut. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui pengelolaan cangkang kerang darah (anadaragranosa) sebagai kapursiri. Prosedur pengambilan data Tahapan pertama dalam pembuatan kapur sirih yaitu cangkang kerang dibersikan dan dicuci hingga bersih. Tahap selanjutnya cangkang kerang dijemur selama 5 hari dibawah terik sinar matahari. Selanjutnya cangkang kerang dibakar dalam tumpukan kayu  sesuai dengan waktu pembakarang (waktupembakaran 3 dan 6 jam).Data yang di peroleh di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menujukan uji hedonic warna di peroleh pada sampel A2 dengan nilai rata-rata 4,7 ( suka). Sedangkanuntuk A1 memperolehnilai 3,4 (cukupsuka). Hedonik rasa, sampel A2 dengan nilai 5 (sangat suka) sampel A1 dengan nilai4 (suka). Hedonik aroma, sampel A2 4,2 (suka) sedangkan sampel A1 3 (cukup suka). Hedonik tekstur, sampel A2 4,3 (suka) sampel A1 dengan nilai 3,7 (cukup suka). Dapat dilihat bahwa uji hedonic darike 4 parameter yang paling dominan yaitu parameter rasa dengan nilai 5 (sanggat suka) karna di pengaruhi oleh lama pembakaran yakni 6 jam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Kementrian Kelautan dan Perikanan. (2019). Laporan kinerja kementrian kelautan dan perikanan tahun 2019. Jakarta: KKP

[2] Masindi, V., Foteinis, S., Dan Mudzielwana, R (2017). Simultaneous remofal of metal species from acidic aqueous solutions using cryptocrystalline magnesite/bentonite clay composite:an experimental and modeling approach.

[3] Sofiati, T., & Alwi, D. (2018). Strategi Pengelolaan Perikanan Tuna Di Kabupaten Pulau Morotai (The strategy of tuna fisheries management in Regency of Morotai Island). Jurnal ilmu kelautan kepulauan, 1(2), 22-29.

[4] Direktorat Jendral Perikanan Tangkap. 2012. Statistik Perikanan Tangkap Indonesia, 2011. Kementrian Kelautan dan Perikanan, Jakarta. ISSN : 1858-0505, Vol 12.

[5] Ahmad, I., 2017. PemanfaatanLimbahCangkangKerang Darah (Anadaragranosa) Sebagai Bahan Abrasifdalam Pasta Gigi. JurnalGalungan Tropika, 6(1), 49-59.

[6] Afranita, G., Anita, S., & Hanifah, T. A. (2014). Potensi abu cangkang kerang darah (Anadara granosa) sebagai adsorben ion timah putih (Doctoral dissertation, Riau University).

[7] Darwanta, Himawan, Yudi AR Kaiway. (2023) Karakterisasi Mineral Penyusun dan Kapur Sirih Cangkang Kerang. Jurnal Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Cenderawasih. Vol 7, No 1, Hal 14-19.

[8] Apandi, I., Restuhadi, F., & Yusmarini, Y. (2016). Analisis Pemetaan Kesukaan Konsumen (Consumer's Preference Mapping) Terhadap Atribut Sensori Produk Soygurt Dikalangan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau (Doctoral dissertation, Riau University).

[9] Winarno, F. G. 2004. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka.

[10] Meilgaard, M. 2000 Efek pada Rasa InovasidalamPeralatan dan Pemprosesan Bir. Fermentasi. 13(2) : 10-17.

[11] Winarno FG. 2008. Kimia Pangan dan Gizi. Bogor : Embrio Press.

[12] Tarwendah, I. P. (2017). Jurnal review: studi komparasi atribut sensoris dan kesadaran merek produk pangan. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 5(2).

[13] Kusmawati, A., Ujang, H., & Evi, E. (2000). Dasar-dasar pengolahan hasil pertanian I. Central Grafika. Jakarta.

[14] Lubis, Z. (2012). Pengaruh Penambahan Tepung Kulit Pisang Raja (Musa paradisiaca) Terhadap Daya Terima Kue Donat. Universitas Sumatera Utara.

[15] Midayanto, D. N., & Yuwono, S. S. (2014). Penentuan Atribut Mutu Tekstur Tahu Untuk Direkomendasikan Sebagai Syarat Tambahan Dalam Standar Nasional Indonesia [in Press Oktober 2014]. Jurnal pangan dan agroindustri, 2(4), 259-267.

Downloads

Published

31-01-2026

Issue

Section

Artikel

How to Cite

PENGOLAHAN CANGKANG KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) SEBAGAI KAPUR SIRIH. (2026). Jurnal Teknik SILITEK, 6(01), 231-238. https://doi.org/10.51135/g03y8q91