PEMANFAATAN RUMPUT TEKI (CYPERUS ROTUNDUS) SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN HAMA RAMAH LINGKUNGAN
DOI:
https://doi.org/10.51135/b866mf26Keywords:
Cyperus Rotundus, Pestisida Nabati, Pengendalian Hama TerpaduAbstract
Penggunaan pestisida sintetis dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi Rumput Teki (Cyperus rotundus) sebagai bahan pestisida alami melalui metode ekstraksi sederhana berbasis air. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif-aplikatif melalui kegiatan ekstraksi, penyaringan, dan aplikasi larutan ekstrak di lapangan menggunakan alat semprot pertanian konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan ekstrak Rumput Teki dapat diaplikasikan dengan baik pada dosis 40 ml per 15 liter air dan kompatibel dengan peralatan lapangan, dengan kendala teknis yang relatif minimal apabila proses filtrasi dilakukan secara optimal. Secara biologis, potensi pestisida alami Rumput Teki diduga berkaitan dengan kandungan senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid dan alkaloid yang memiliki aktivitas alelopati dan toksisitas terhadap organisme pengganggu tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rumput Teki berpotensi dikembangkan sebagai alternatif pestisida nabati yang ramah lingkungan dan mendukung penerapan Pengendalian Hama Terpadu
Downloads
References
[1] D. Dewanda and J. Muharman, “Analisis Kandungan Residu Pestisida pada Cabai dan Kentang menggunakan Liquid Chromatography Tandem Mass Spectrometry (LC-MS/MS),” JRSKT - Jurnal Riset Sains dan Kimia Terapan, vol. 10, no. 1, pp. 121–128, Jul. 2024, doi: 10.21009/jrskt.101.04.
[2] I. Sumantara Al farisi, N. Juliany, B. Arya Nasution, A. Trihapsari, and dan Yuni Yolanda, “Analisis Fitokimia Potensi Daun Tumbuhan Sebagai Pestisida Nabati Untuk Pengendalian Ulat Grayak (Spodoptera Litura) dalam Konteks Pertanian Ramah Lingkungan,” 2023.
[3] B. Roensis Sinambela, “Dampak penggunaan Pestisida dalam Kegiatan Pertanian terhadap Lingkungan Hidup dan,” 2024.
[4] I. Erdiansyah, “IMPLEMENTASI TANAMAN REFUGIA DAN PERAN SERANGGA PADA TANAMAN PADI SAWAH (Oryza sativa L.) DI KABUPATEN JEMBER,” 2018.
[5] S. Tuhuteru, A. U. Mahanani, and R. E. Y. Rumbiak, “PEMBUATAN PESTISIDA NABATI UNTUK MENGENDALIKAN HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN SAYURAN DI DISTRIK SIEPKOSI KABUPATEN JAYAWIJAYA,” 2019. [Online]. Available: http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpkm/article/view/14806
[6] M. Ridwan, D. Guntoro, and M. Achmad Chozin, “Keefektifan Bioherbisida Berbahan Baku Teki (Cyperus rotundus) untuk Mengendalikan Beberapa Jenis Gulma pada Pertanaman Padi Sawah Effectiveness of Bioherbicide from Nutsedge (Cyperus rotundus L.) Tuber to Control Some Weeds on Rice Field,” 2022.
[7] Sultan, Patang, and S. Yanto, “PEMANFAATAN GULMA BANDOTAN MENJADI PESTISIDA NABATI UNTUK PENGENDALIAN HAMA KUTU KUYA PADA TANAMAN TIMUN,” 2016.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Regina Widya Putri Lestari, Laily Agustina Rahmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









